Ringkasan Surat (AI)

Surat ini mengingatkan Nabi agar tidak memihak orang kaya yang sombong atau mengabaikan orang buta yang tulus mencari ilmu. Allah menegaskan bahwa Al-Quran adalah peringatan suci bagi siapa pun yang menghendaki bimbingan, terlepas dari status sosial maupun fisiknya. Inti pesannya adalah kesetaraan menerima dakwah dan prioritas utama pada ketulusan beragama.

1

عَبَسَ وَتَوَلَّى

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,

2

أَن جَاءهُ الْأَعْمَى

karena telah datang seorang buta kepadanya.

3

وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّى

Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),

4

أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَى

atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

5

أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَى

Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,

6

فَأَنتَ لَهُ تَصَدَّى

maka kamu melayaninya.

7

وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّى

Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).

8

وَأَمَّا مَن جَاءكَ يَسْعَى

Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

9

وَهُوَ يَخْشَى

sedang ia takut kepada (Allah),

10

فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّى

maka kamu mengabaikannya.

11

كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ

Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,

12

فَمَن شَاء ذَكَرَهُ

maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,

13

فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ

di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,

14

مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ

yang ditinggikan lagi disucikan,

15

بِأَيْدِي سَفَرَةٍ

di tangan para penulis (malaikat),

16

كِرَامٍ بَرَرَةٍ

yang mulia lagi berbakti.

17

قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?

18

مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ

Dari apakah Allah menciptakannya?

19

مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

20

ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ

Kemudian Dia memudahkan jalannya.