ABASA (IA BERMUKA MASAM)
Ringkasan Surat (AI)
Surat ini mengingatkan Nabi agar tidak memihak orang kaya yang sombong atau mengabaikan orang buta yang tulus mencari ilmu. Allah menegaskan bahwa Al-Quran adalah peringatan suci bagi siapa pun yang menghendaki bimbingan, terlepas dari status sosial maupun fisiknya. Inti pesannya adalah kesetaraan menerima dakwah dan prioritas utama pada ketulusan beragama.
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّى
Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَى
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّى
Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).
وَأَمَّا مَن جَاءكَ يَسْعَى
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ
Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,
فَمَن شَاء ذَكَرَهُ
maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ
Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?
مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ
Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.