ATH THAARIQ (YANG DATANG DI MALAM HARI)
Ringkasan Surat (AI)
Surat Ath-Thariq mengingatkan manusia akan kebesaran Allah melalui ciptaan alam dan kehidupan, serta meminta refleksi atas asal-usul manusia. Ia menegaskan kebenaran Al-Quran sebagai pedoman membedakan hak dan bathil, sambil memperingatkan kesombongan orang kafir yang merencanakan tipu daya.
إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ مِمَّ خُلِقَ
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
يَخْرُجُ مِن بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ
yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
إِنَّهُ عَلَى رَجْعِهِ لَقَادِرٌ
Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
فَمَا لَهُ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ
maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ
sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا
Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا
Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.