AL INSYIQAAQ (TERBELAH)
Ringkasan Surat (AI)
Surat Al-Insyiqaq menggambarkan peristiwa kiamat yang dahsyat, di mana langit terbelah dan bumi diratakan, menandakan kehancuran dunia. Setiap manusia akan dihadapkan pada akibat perbuatannya, dengan orang beriman diselamatkan dan orang kafir masuk neraka karena kesombongannya.
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh,
وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ
dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).
يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
وَيَنقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُورًا
dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاء ظَهْرِهِ
Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang,
إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا
Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).
إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ
Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya).
بَلَى إِنَّ رَبَّهُ كَانَ بِهِ بَصِيرًا
(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍ
sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan),