ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ
Kemudian dimatikannya, lalu diperintahkan supaya ia dikuburkan;
Surat ini mengingatkan Nabi agar tidak memihak orang kaya yang sombong atau mengabaikan orang buta yang tulus mencari ilmu. Allah menegaskan bahwa Al-Quran adalah peringatan suci bagi siapa pun yang menghendaki bimbingan, terlepas dari status sosial maupun fisiknya. Inti pesannya adalah kesetaraan menerima dakwah dan prioritas utama pada ketulusan beragama.
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ
Kemudian dimatikannya, lalu diperintahkan supaya ia dikuburkan;
ثُمَّ إِذَا شَاء أَنشَرَهُ
Kemudian apabila Allah kehendaki dibangkitkannya (hidup semula).
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ
Janganlah hendaknya ia kufur ingkar lagi! Sebenarnya ia belum menunaikan apa yang diperintahkan kepadanya.
فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ إِلَى طَعَامِهِ
(Kalaulah ia tidak memikirkan asal dan kesudahan dirinya), maka hendaklah manusia melihat kepada makanannya (bagaimana kami mentadbirkannya):
أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاء صَبًّا
Sesungguhnya kami telah mencurahkan hujan dengan curahan yang menakjubkan.
ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا
Kemudian kami belah-belahkan bumi dengan belahan yang sesuai dengan tumbuh-tumbuhan, -
مَّتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ
Untuk kegunaan kamu dan binatang-binatang ternak kamu.
فَإِذَا جَاءتِ الصَّاخَّةُ
Kemudian (ingatlah keadaan yang berlaku) apabila datang suara jeritan yang dahsyat, -
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ
Kerana tiap-tiap seorang dari mereka pada hari itu, ada perkara-perkara yang cukup untuk menjadikannya sibuk dengan hal dirinya sahaja.
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ
Muka (orang-orang yang beriman) pada hari itu berseri-seri,
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ
Dan muka (orang-orang yang ingkar) pada hari itu penuh berdebu,