أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
Tidakkah engkau mengetahui bagaimana Tuhanmu telah melakukan kepada angkatan tentera (yang dipimpin oleh pembawa) Gajah, (yang hendak meruntuhkan Kaabah)?
Surat ini mengingatkan bagaimana Allah membinasakan tentara bergajah yang hendak menghancurkan Ka'bah dengan mengirimkan burung pelempar batu. Pesan intinya adalah bukti kekuasaan Allah dalam melindungi rumah-Nya serta menunjukkan bahwa segala rencana jahat akan sia-sia di hadapan kuasa-Nya.
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
Tidakkah engkau mengetahui bagaimana Tuhanmu telah melakukan kepada angkatan tentera (yang dipimpin oleh pembawa) Gajah, (yang hendak meruntuhkan Kaabah)?
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
Bukankah Tuhanmu telah menjadikan rancangan jahat mereka dalam keadaan yang rugi dan memusnahkan mereka?
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
Dan Ia telah menghantarkan kepada mereka (rombongan) burung berpasuk-pasukan, -
تَرْمِيهِم بِحِجَارَةٍ مِّن سِجِّيلٍ
Yang melontar mereka dengan batu-batu dari sejenis tanah yang dibakar keras, -
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُولٍ
Lalu Ia menjadikan mereka hancur berkecai seperti daun-daun kayu yang dimakan ulat.