ADH DHUHAA (WAKTU MATAHARI SEPENGGALAHAN NAIK)
Ringkasan Surat (AI)
Surah Ad-Dhuha menegaskan kehadiran Allah yang sentiasa menyertai dan memberi rahmat, menjanjikan hari yang lebih baik serta nikmat. Ia memerintahkan bersyukur, berlaku adil kepada anak yatim dan orang miskin, serta membagikan kebaikan. Pesannya adalah memupuk rasa syukur dan kebaikan dalam kehidupan.
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى
(Bahawa) Tuhanmu (wahai Muhammad) tidak meninggalkanmu, dan Ia tidak benci (kepadamu, sebagaimana yang dituduh oleh kaum musyrik).
وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَى
Dan sesungguhnya kesudahan keaadaanmu adalah lebih baik bagimu daripada permulaannya.
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى
Dan sesungguhnya Tuhanmu akan memberikanmu (kejayaan dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat) sehingga engkau reda - berpuas hati.
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَى
Bukankah dia mendapati engkau yatim piatu, lalu la memberikan perlindungan?
وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَى
Dan didapatiNya engkau mencari-cari (jalan yang benar), lalu Ia memberikan hidayah petunjuk (dengan wahyu - Al-Quran)?
وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَى
Dan didapatiNya engkau miskin, lalu Ia memberikan kekayaan?
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
Oleh itu, adapun anak yatim maka janganlah engkau berlaku kasar terhadapnya,
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ
Adapun orang yang meminta (bantuan pimpinan) maka janganlah engkau tengking herdik;
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Adapun nikmat Tuhanmu, maka hendaklah engkau sebut-sebutkan (dan zahirkan) sebagai bersyukur kepadaNya.