إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,
Surat An Naba' menggambarkan hari kiamat dan tanda-tandanya. Tema utamanya adalah kekuasaan Allah menciptakan alam semesta. Pesan intinya adalah seluruh penciptaan menyaksikan keesaan Allah, dan manusia harus mempersiapkan diri menghadapi hisab.
إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا
Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai,
لِلْطَّاغِينَ مَآبًا
lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
إِنَّهُمْ كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا
Sesungguhnya mereka tidak berharap (takut) kepada hisab,
وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا
dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab.
فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
جَزَاء مِّن رَّبِّكَ عَطَاء حِسَابًا
Sebagai pembalasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرحْمَنِ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا
Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
ذَلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ فَمَن شَاء اتَّخَذَ إِلَى رَبِّهِ مَآبًا
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
إِنَّا أَنذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنتُ تُرَابًا
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".