Surah ke-79 · 46 ayat

AN NAAZI'AAT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT)

Ringkasan Surat (AI)

Surat An-Nāzi‘āt menegaskan kepastian hari kebangkitan dan kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali manusia, sekaligus mengingatkan umat melalui kisah Nabi Musa sebagai pelajaran tentang kebenaran dan peringatan bagi yang ingkar.

41

فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى

maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).

42

يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا

(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?

43

فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَاهَا

Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?

44

إِلَى رَبِّكَ مُنتَهَاهَا

Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).

45

إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَاهَا

Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari berbangkit)

46

كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا

Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.