AN NAAZI'AAT (MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT)
Ringkasan Surat (AI)
Surat An-Nāzi‘āt menegaskan kepastian hari kebangkitan dan kekuasaan Allah dalam menghidupkan kembali manusia, sekaligus mengingatkan umat melalui kisah Nabi Musa sebagai pelajaran tentang kebenaran dan peringatan bagi yang ingkar.
فَحَشَرَ فَنَادَى
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَى
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
فَأَخَذَهُ اللَّهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَى
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَى
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).
أَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاء بَنَاهَا
Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا
dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.
أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءهَا وَمَرْعَاهَا
Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ
(semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.
فَإِذَا جَاءتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى
Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.
يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ مَا سَعَى
Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَن يَرَى
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,