AL HAAQQAH (HARI KIAMAT)
Ringkasan Surat (AI)
Surat Al-Haaqqah menegaskan kepastian hari kiamat sebagai realitas mutlak serta memberikan peringatan melalui kisah kehancuran kaum terdahulu yang mendustakannya. Surah ini menggambarkan kedahsyatan peristiwa kiamat dan pembalasan adil bagi setiap manusia berdasarkan catatan amal mereka. Pesan utamanya adalah perintah untuk meyakini kebenaran wahyu Allah dan mempersiapkan diri menghadapi pengadilan akhirat.
كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا أَسْلَفْتُمْ فِي الْأَيَّامِ الْخَالِيَةِ
(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu".
وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيهْ
Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
خُذُوهُ فَغُلُّوهُ
(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
ثُمَّ الْجَحِيمَ صَلُّوهُ
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
إِنَّهُ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ
Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.
فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَاهُنَا حَمِيمٌ
Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.
وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
لَا يَأْكُلُهُ إِلَّا الْخَاطِؤُونَ
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,