Surah ke-48 · 29 ayat

AL FAT-H (KEMENANGAN) — Ayat 11

11

سَيَقُولُ لَكَ الْمُخَلَّفُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ شَغَلَتْنَا أَمْوَالُنَا وَأَهْلُونَا فَاسْتَغْفِرْ لَنَا يَقُولُونَ بِأَلْسِنَتِهِم مَّا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ قُلْ فَمَن يَمْلِكُ لَكُم مِّنَ اللَّهِ شَيْئًا إِنْ أَرَادَ بِكُمْ ضَرًّا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ نَفْعًا بَلْ كَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Orang-orang Badwi yang tertinggal (tidak turut ke Hudaibiyah) akan mengatakan: "Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir

{Orang-orang yang tertinggal dari kaum Badui} di sekitar kota, yaitu orang-orang yang ditinggalkan Allah untuk menemanimu ketika kamu meminta mereka pergi bersamamu ke Mekah karena takut kaum Quraisy akan menyerangmu pada tahun Hudaybiyyah jika kamu kembali dari sana, {akan berkata kepadamu, “Harta dan keluarga kami telah menghalangi kami untuk pergi bersamamu, maka mohon ampunan bagi kami”} kepada Allah karena tidak pergi bersamamu. Allah Yang Maha Kuasa berfirman, membantah mereka: {Mereka berkata dengan lidah mereka} yaitu, mengenai permohonan ampunan dan apa yang mendahuluinya, {apa yang tidak ada di dalam hati mereka} sehingga mereka berbohong dalam alasan mereka. {Katakanlah, “Lalu siapakah} adalah pertanyaan dengan makna negasi, yaitu, tidak seorang pun {dapat melindungimu dari Allah sama sekali jika Dia bermaksud mencelakakanmu} dengan huruf “dhad” yang diucapkan dengan fatha atau damma {atau bermaksud memberi manfaat kepadamu? Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu lakukan} yaitu, Dia selalu bercirikan seperti itu.