Kitab Wudlu
Pilih bab untuk membaca hadits.
- Shalat tidak diterima tanpa wudlu'
- Keutamaan wudlu' dan cahaya di wajah karena wudlu'
- Keraguan apakah masih punya wudlu'
- Ringan (hemat) dalam berwewudlu'
- Menyempurnakan wudlu'
- Membasuh muka dengan kedua belah tangan dari satu cidukan
- Membaca basmalah dalam segala kegiatan termasuk berhubungan dengan istri
- Bacaan do'a memasuki kamar kecil (WC)
- Menyiapkan air di tempat buang hajat.
- Tidak menghadap qiblat ketika buang air besar atau kecil kecuali di dalam bangunan atau di balik din
- Orang yang buang hajat besar di atas dua batu
- Keluarnya wanita ke tempat buang hajat
- Buang hajat besar di rumah
- Istinja' (cebok) dengan air
- Membawakan air untuk orang yang bersuci
- Membawa tongkat beserta air untuk beristinja'
- Larangan beristinja' menggunakan tangan kanan
- Tidak memegang kemaluan dengan tangan kanan ketika kencing
- Beristinja' menggunakan batu
- Larangan beristinja' menggunakan kotoran binatang
- Berwudlu' (membasuh anggota wudlu') satu kali satu kali
- Berwudlu' (membasuh anggota wudlu') dua kali dua kali
- Berwudlu' (membasuh anggota wudlu') tiga kali tiga kali
- al-Istintsar (mengeluarkan air yang dimasukkan kedalam hidung) dalam berwudlu'
- Bersuci menggunakan batu dengan jumlah ganjil
- Membasuk kedua kaki dan bukan mengusap kedua telapak kaki
- al-Madlmadlah (berkumur-kumur) dalam berwudlu'
- Membasuh tumit
- Membasuh kaki yang menggunakan sandal bukan mengusap (sandal) nya
- Mendahulukan yang kanan dalam berwudlu'
- Berwudlu' ketika datang waktu shalat
- Berwudlu' dengan air yang digunakan untuk membasuh rambut
- Mereka yang berpendapat bahwa wudlu' tidak batal selain dari apa yang keluar dari dua jalan, melalui
- Seserang mewudlu'kan temannya
- Membaca al-Qur'an setelah berhadats atau yang lainnya
- Orang yang tidur tidak perlu berwudlu' lagi kecuali tidur yang berat (lama)
- Mengusap seluruh kepala
- Mengusap kedua kaki hingga kedua mata kaki
- Menggunakan sisa air wudlu' orang lain
- Berkumur dan memasukkan air ke hidung dengan air satu cidukan
- Mengusap kepala satu kali saja
- Seorang suami yang berwudlu' bersama istrinya dan sisa air wudlu' wanita
- Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam menuangkan sisa air wudlu'nya kepada orang yang pingsan
- Mandi dan wudlu' menggunakan air dalam bejana yang terbuat dari gelas, kayu atau batu.
- Wudlu' dengan air dalam bejana kecil
- Wudlu' dengan air sebanyak satu mud
- Mengusap khuff (sepatu yang menutupi mata kaki)
- Sesorang memasukkan kakinya ke dalam khuff dalam keadaan suci
- Tidak perlu berwudlu' lagi seseorang yang memakan daging domba atau tepung sawiq
- Orang yang cukup berkumur setelah makan sawiq dan tidak perlu berwudlu'
- Apakah perlu berkumur-kumur setelah meminum susu?
- Wudlu' karena ngantuk (saat shalat)
- Berwudlu' bukan karena berhadats
- Termasuk dosa besar bila kencing namun tidak menjaga kesucian dari percikannya.
- Membersihkan kencing
- Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam dan para shahabat membiarkan seorang Badui yang kencing di dalam m
- Menyiramkan air ke atas (sisa) air kencing di dalam masjid
- Kencing bayi
- Kencing sambil berdiri atau duduk
- Kencing di samping teman atau berlindung di balik dinding
- Kencing di tempat pembuangan sampah umum
- Mencuci darah
- Mencuci air mani dan mengeriknya dan mencuci yang terkena sesuatu dari wanita
- Jika mandi janabah atau sejenisnya sedangkan bekasnya tidak hilang
- Kencing unta, binatang ternak dan kambing serta kandangnya.
- Najis yang jatuh ke dalam minyak samin atau air
- Kencing pada air yang tergenang
- Apabila diletakkan kotoran ke atas punggung orang yang sedang shalat maka shalatnya tidak batal
- Ludah, ingus dan yang sejenisnya bila mengenai pakaian
- Larangan berwudlu' menggunakan air perasan anggur atau sesuatu yang dapat memabukkan
- Seorang wanita mencuci darah yang ada pada wajah ayahnya
- Siwak
- Keutamaan orang yang tidur dalam keadaan punya wudlu'